Sunday, June 24, 2018

Mudahnya Bayar Zakat dengan T Cash




Bulan Ramadhan baru saja berlalu, namun gaungnya masih terasa hingga hari ini. Ramadhan kali ini terasa sedikit berbeda dari sebelumnya karena anak sudah mulai besar dan aktivitasnya lumayan menyita waktu, skala cari perhatian anak usia dua tahun setengah sudah luar biasa haha. Apabila tahun-tahun sebelumnya, bisa bebas menyiapkan segala pernak-pernik terkait hari Raya Idul Fitri, kali ini cuti lebaran lebih banyak dihabiskan dengan mengasuh anak. Apalagi asisten rumah tangga sudah pulang sekitar seminggu sebelum Idul Fitri.

Duh, ada yang senasib tidak?

Karenanya kemudahan teknologi tentu diterima dengan tangan terbuka. Memudahkan hidup. Salah satu yang saya suka adalah uang elektronik. Saya termasuk generasi yang sudah malas membawa uang tunai kemana-mana, semuanya kalau bisa dibayar non-tunai. Tidak pusing dengan kembalian pastinya lol. 

Nah, ketika provider telepon yang sudah saya pakai bertahun-tahun lamanya, dari bangku SMA, mengeluarkan fasilitas T-Cash tentu saya menyambutnya dengan tangan terbuka. T Cash sebenarnya sudah hadir cukup lama, namun saya sendiri baru familiar dengan fasilitas ini di tahun 2015. Di tahun 2015, T Cash hadir dengan terobosan baru, T Cash Tap. Dengan T Cash Tap, sesuai namanya, pelanggan tinggal menempelkan (tapping) stiker teknologi NFC ke yang bekerjasama dengan Telkomsel. Voila, pembayaran langsung dilakukan.

Berikut cara pakai T Cash Tap:


Tiga tahun berkembang sampai 2018 ini, cukup banyak kemampuan yang dapat dilakukan T Cash Tap, selain melakukan pembayaran di toko-toko yang bekerjasama dengan Telkomsel. Beberapa keunggulan dari T Cash Tap adalah sebagai berikut:

gambar dari sini
Banyak bukan kegunaan T Cash? Sungguh mempermudah hidup saya.

Sehingga saat Ramadhan kemarin T Cash mengeluarkan fasilitas terbaru untuk melakukan pembayaran zakat melalui aplikasi ini, saya girang sekali. Duh, hidup seperti semakin mudah. Tanpa perlu meninggalkan rumah, dan semua kerempongan yang ada, saya mampu menunaikan kewajiban saya sebagai seorang muslim.

Ada beberapa lembaga zakat yang dapat dipilih juga, sebagai tempat kita menyalurkan zakat. Dua diantaranya bisa dilihat pada video berikut:

LAZIS BABUSSALAM


DPU DT


Mudah bukan?

Senangnya Idul Fitri tahun ini saya tetap bisa berkumpul dengan keluarga sekaligus berzakat sesuai perintah agama, semuanya dilakukan tetap dengan mengawasi bocah aktif yang tidak berhenti bergerak. Idul Fitri kali ini pun, salah satu kumpul keluarga terbesar yang pernah ada semenjak Eyang saya meninggal beberapa tahun lalu. Kebayang kan semakin rempongnya persiapan hari H kemarin? Haha.


Rame ya keluarga ini. Ada sekitar 10 keluarga itu berkumpul. Haha.

Nah, ibu-ibu lain ada yang sama rempongnya sama saya kah cuti Lebaran kemarin?

0 comments:

Post a Comment