Monday, May 14, 2018

Praktisnya Pakai L Point di Lottemart



Sebagai ibu-ibu masa kini, kata-kata diskon, promo, potongan harga serta hemat tentu masuk kamus utama panduan kehidupan sehari-hari. Sehingga tidak heran apabila dompet para ibu-ibu banyak berisikan berbagai macam kartu anggota yang menawarkan poin. Biasanya, poin-poin ini nantinya dapat ditukar dengan berbagai macam hadiah.

Salah satu kartu anggota yang saya miliki adalah kartu L.Point. Kartu L.Point adalah kartu anggota dari jaringan Lotte Group di Indonesia. Sebagai pengunjung tetap Lottemart Wholesale (LW) yang berlokasi dekat dengan tempat tinggal saya, memiliki kartu anggota secara alami saya miliki. Alasan utamanya, tentu saja karena berbelanja di LW memerlukan kartu anggota sebagai syarat pembayaran.

Nah, sebenarnya selain LW, saya jarang mengunjungi area lain dari Lotte. Tempat bekerja saya sekarang, cukup jauh dari Lottemart terdekat. Sehingga ketika saya berkunjung ke Lottemart di Apartemen Green Pramuka, cukup terkejut juga melihat L.Point saya cukup banyak dan dapat dipotong untuk berbelanja.

Bagaimana bisa? 
Sebenarnya apa sih L.Point itu?


Kita coba jawab satu-satu ya.

L.Point sendiri adalah poin yang didapat setiap pelanggan berbelanja di salah satu jaringan Lotte group di Indonesia. Afiliasi Lotte Group di Indonesia ada tujuh, yaitu Lotte Wholesale (Grosir), Lottemart (retail/supermarket), Lotte Shopping Avenue (departement store), Angel in Us (kafe), Lotteria (tempat makan), iLotte (online shop) dan Lotte Duty Free. Banyak juga ya, setiap kebutuhan manusia nampaknya terwakili oleh afiliasi yang berbeda. Lol.

Untuk mendapatkan poin, pelanggan diharuskan mendaftar terlebih dahulu di salah satu gerai di atas. Seperti diceritakan sebelumnya, saya sendiri mendaftar di Lottemart Wholesale saat membuat kartu L Point. Syaratnya cukup mudah kok, selama telah memiliki kartu tanda penduduk (ktp), siapapun bisa melakukan pendaftaran. Pelanggan tinggal menuju konter informasi dan mengisi formulir pendaftaran, nanti kartu langsung selesai.

Kartunya berwarna hijau telur asin (atau biru telur asin? atau itu warna tosca?). Kurang lebih  bentuknya seperti di bawah ini. Maafkan muka yang ikutan eksis.


Nah, keheranan saya terkait poin saya yang cukup banyak, terjawab di sini. Ternyata, setelah menjadi anggota dan memiliki kartu anggota, kartu fisik ini tidak terlalu banyak fungsinya. Sebelum melakukan pembayaran, setelah selesai berbelanja di salah satu afiliasi Lotte, pelanggan tinggal menyebutkan nomor telepon saja untuk mendapatkan poin atau potongan harga. Suami saya termasuk pelanggan setia Lottemart di dekat warung kopinya, dan saat berbelanja dia selalu menyebutkan nomer ponsel saya. Cukup mudah ternyata, ya. Soalnya kalau harus menghapal nomor atau membawa kartu anggota kemana-mana, pe er juga kan ya.

Cara mudah lainnya, L.Point sudah memiliki aplikasi mobile ternyata. Disini, pelanggan dapat melihat sejarah semua transaksi yang pernah dilakukan, termauk poin-poin dan potongan yang pernah didapat. Melalui aplikasi mobile ini saya bisa melihat semua poin yang rata-rata saya terima dari hasil belanja suami saya, lol.


Aplikasi L.Point sudah tersedia baik di Play store maupun App Store. Saat melakukan registrasi awal, jangan kaget apabila kita memiliki nomor anggota yang berbeda dengan kartu anggota fisik. Saya tidak terlalu memedulikan dual nomor anggota ini, karena saya memakai aplikasi lebih untuk melakukan pengecekan poin. Oh iya, sedikit downside, loading aplikasi ini cukup lambat. Sepertinya karena tampilannya yang berat.

Plus minus sih sebenarnya perkara tampilan. Semua informasi merchants yang bekerja sama dengan Lotte Group, berikut dengan logo setiap merchants, ada di dalam aplikasi. Tidak heran hal ini membuat aplikasi bekerja cukup berat ketika membuka. Tidak hanya sebagai kartu belanja, L.Point juga menawarkan potongan harga di banyak merchants yang bekerjasama dengannya. Kurang lebih ada sekitar 150 merchants, seperti restoran, hotel, taman bermain sampai salon. Informasi lengkap lainnya soal L.Point dapat ditemukan dengan follow Facebook Page-nya di sini.

Kembali ke cerita berbelanja saya akhir pekan lalu, Lottemart, seperti layaknya supermarket lainnya di akhir pekan, dipenuhi dengan pelanggan.

Salah satunya, tentu saja, karena promo yang bertebaran. Pas banget momennya, menjelang bulan puasa pula.



Promo koran. Promo flyer. Promo katalog. Lengkap ada semua di Lottemart.

Salah satu yang menyenangkan dari Lottemart memang promonya. Mereka sering melakukan bundling product dengan harga yang jauh lebih murah, dibandingkan dengan membeli produknya satu-satu secara terpisah. Salah satu yang juara adalah paket sembako, dengan kurang lebih seratus ribu rupiah, sudah mendapatkan beberapa macam barang sekaligus. Kemarin saya juga menemukan sudah tersedia paket dalam kontainer plastik, mulai dijual. Lumayan banget nanti sebagai bekal hantaran Lebaran atau untuk dibawa pulang kampung, misalnya. Efektif dan efisien.



Selain promo, pojok jajanan yang dimiliki Lottemart juga semakin menggoda. Makin banyak pilihan. Tahu banget setelah berputar mengelilingi lorong-lorong belanjaan, pasti lelah menanti, berujung dengan lapar dan haus.

Satu hal lainnya yang saya suka dari Lottemart, sebagai emak-emak, tentunya pilihan troli.


Bermodalkan meninggalkan ktp di dekat pintu masuk, troli dengan model mobil-mobilan ini lumayan bikin bocah anteng. Sehingga orangtuanya dapat leluasa berbelanja. Walaupun area keranjang belanja jadi terbatas, dibandingkan dengan troli biasa, tapi membuat bocah anteng selama periode belanja adalah salah satu pilihan terbaik yang akan diminta orangtua manapun. Setidaknya ada distraksi kecil untuk bocah selama orangtuanya berbelanja, dibandingkan mengacak-acak rak belanja kan. Lol.

Nah, aspek ktp yang ditinggalkan untuk meminjam jenis troli ini, sedikit mengganggu saat proses pembayaran di kasir menggunakan L.Points. Sekecil apapun poin yang telah dikumpulkan dalam L Point, dapat digunakan sebagai alat pembayaran, bahkan langsung dihabiskan sekaligus. Pelanggan tinggal menunjukkan kartu anggota, baik fisik atau aplikasi ponsel, saat melakukan pembayaran. Nah ternyata selain kartu anggota, ktp juga diperlukan sebagai bukti pencatatan. Minor gangguan sebenarnya untuk saya yang selalu memiliki copy ktp di ponsel saya, namun untuk yang tidak memiliki copy ktp, hal ini bisa jadi mengganggu.

Oh ya, patut diingat setiap bulannya, akan terdapat poin yang hangus. Melalui aplikasi ponsel, pengecekan berapa poin yang akan hangus, dapat dengan mudah dilakukan. Sehingga strategi menghabiskannya pun bisa cepat diciptakan, gerai Lotte mana yang harus dikunjungi segera. Haha.

So, selamat berbelanja dengan L.Points dan menikmati beragam kemudahannya.


6 comments:

  1. Keren mba reviewnya 😊😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih Mas ☺ terima kasih ya sudah mampir

      Delete
  2. Replies
    1. terima kasih ☺
      nuhun yaa menyempatkan baca

      Delete
  3. Cus langsung daftar.. Untung keliatan ini link nya.. Pas bgt kudu beli2 buat parsel lebaran.. Makasih bu hrd..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ihhh senang bisa membantuuu 💓 Pasti keren lah kalau pilihan belanja mama lah...

      Delete