Monday, April 9, 2018

Susah Move On Dari Tahun 90-an!

gambar dari sini


Apa yang saya pikirkan ketika kata kunci tahun 90an disebut?

Spice Girls
Britney Spears
Jajaran boybands dengan personil cakep menggoda
Malory Towers
Brit-pop dan suara seksi
Saved by the Bell
Clueless
Tamagotchi
Mario Bros dan The Sims plus CM
MTV
Fear Street vs Goosebumps
Chicago Bulls
Manchester United Class of 92
Nokia 3210
Ricky Martin dan World Cup 1998
Cindy Crawford, Claudia Schiffer dan Naomi Campbell
My Best Friend's Wedding
The Mickey Mouse Club dan para Mousketeer
Top of the Pops
Tamiya
Rambut BT (belah tengah)
Bravo Magazine and all the pin ups inside
Casey Kasem's Weekly top 40
Friends
Kemeja Flanel kotak-kotak
Sepatu Doc Marten
Oakley, Billabong, Ocean Pacific dan Quicksilver
Disket
Sahabat Bobo
Walkman dan Discman
Kaset
Yosan dan Tazos
G Shock & Baby G
Iklan: Got milk?
Wayne's World
The Simpsons
Mar Chan dan Candy Candy
Netscape
Yahoo Messenger
Jurassic Park
Mullet hair
JTT, Devon Sawa dan Brad Renfro
Celana panjang gombrong
American Online (AoL)


....the list goes on!

Ga bakal bisa berhenti kalau ditanya hal yang berkaitan dengan tahun 90an. Masa terbaik dalam hidup saya, kalau boleh dibilang.

Banyak cerita dari era 90an yang bikin banyak orang yang tumbuh besar di masa itu susah move on, beberapa komunitas yang muncul di media sosial khusus membahas hal tersebut membuktikannya. Pada laman twitter, akun Generasi90an memiliki followers hingga ratusan ribu. Akun ini berhasil menerbitkan buku bertajuk Generasi 90an: Anak Kemarin Sore. Review Goodreads di sini memberikan bintang  4 dari 66 rating. Selain itu, komunitas yang sama pun rutin membuat konser musik tahunan secara berkala. The 90s Festival, nama pagelaran musik tersebut, sudah menjadi acara rutin tahunan untuk baper berjamaah.

Komunitas lain yang cukup eksis terkait era tahun 90 ada di facebook group, Hits from the 80s and 90s. Follower-nya sudah mencapai lebih dari satu juta yang disebut Hitters. Komunitas ini memiliki cabang di banyak kota di Indonesia untuk sekedar meet-up. Nicko Krisna, penggagas utama, juga menulis buku terkait masa ini. Buku berjudul Nostalgia Era 80 dan 90 ini mengupas kenangan-kenangan yang ada di era tersebut. Sedikit cerita bukunya bisa dilihat di sini.

Kedua komunitas di atas hanya sedikit dari banyaknya komunitas gagal move on dari tahun 90an. Berbagai macam artikel pun ditulis untuk mengenang satu era ini. Ada artikel yang fokus pada jenis permainan, jajanan masa itu, lagu yang terkenal, film seri yang melambangkan indahnya era 90an sampai berbagai gaya hidup yang terjadi saat itu.

Kuis dari sini
Kuis dari sini

Selain komunitas dan artikel, kuis-kuis yang banyak beredar di internet makin membuat masa nostalgia bertambah. Dua kuis di atas hanya dua dari sekian kuis yang beredar. Saya jadi berpikir, apa sih yang bikin saya cinta mati sama tahun 90an?

MUSIK



I am suck for Pop Music! and 90s pop music is the best!

Mungkin saya terdengar bias, tapi saya tidak mungkin bias kalau sampai sebuah komunitas bisa membuat konser tahunan terkait musik tahun 90an kan? Tidak hanya di Indonesia, Inggris sampai memiliki acara tersendiri bertajuk The Big Reunion yang tahun ini telah memasuki musim ketiga. Grup musik era 1990 sampai awal 2000 diundang untuk reuni dan melakukan konser. Konser mereka di tahun 2013, bisa dilihat di sini, sukses besar dan menjadi awal mula kelanjutan series ini.

Tidak hanya Inggris, Korea pun punya acara sejenis. Variety show ternama, Infinite Challenge, memiliki satu section yang disebut Saturday Saturday is for Singers atau disingkat TOTOGA dalam bahasa asli mereka. Section acara ini juga telah memasuki musim ketiga tahun ini, ketika mereka berhasil menyatukan satu band besar Korea, H.O.T setelah 17 tahun memutuskan bubar. Acara reuni yang mengharukan tersebut bisa diintip di sini

Acara-acara tersebut membuktikan kuatnya kenangan akan musik-musik di era tahun 90an. Kalau tidak kuat dan tidak memiliki cukup penggemar, tentu para produsen tidak akan capek-capek membuat acaranya kan ya. Pasarnya masih ada dan besar. Genarasi ini dulunya memiliki uang terbatas, sekarang mereka telah mapan dan bebas menikmati segala kegilaan masa lalu yang dulu hanya diimpikan.

Menurut saya sendiri, musik era 90an itu easy listening namun memiliki banyak lirik memorable. Coba cek sekilas video musik di atas kalau tidak percaya.

TV SHOW








Hal berikutnya yang saya sukai dari tahun 90an adalah acara TV! Entah mengapa, serial-serial drama serta acara musik di tahun 90 itu sungguh menyenangkan. Saat itu MTV benar-benar menayangkan video musik dan penontonnya pun menonton dengan harapan melihat penyanyi favorit serta lagu kesukannya muncul. Sensasi tidak pernah tahu siapa yang akan muncul duluan di layar mungkin turut membuat kenangannya semakin tinggi ya. Berbeda dengan saat ini yang dengan mudahnya kita mencari lagu favorit melalui laman Youtube, saat itu hal terdekat yang bisa kita lakukan untuk langsung mendapat musik yang kita inginkan adalah melalui jalur request. Tapi tetap sabar, karena ada ratusan permintaan lain yang menunggu juga untuk dibacakan.

Nah, hal yang sama berlaku di film serial. Rasa deg-deg-an menunggu kelanjutan cerita di salah satu stasiun TV pun menambah indahnya kenangan saat itu. Belum maraknya internet, membuat saya sebagai penonton harus stand by di depan TV saat acara disiarkan, karena entah kapan lagi akan bisa melihat ulangannya. Kalau sampai tertinggal, siap-siap tidak tune-in dengan obrolan teman-teman ya kan, seperti kemarin Dylan ternyata jalan sama Kelly bukan Brenda kan kita penasaran kenapanya. Atau tiba-tiba Phoebe sudah ganti pacar lagi dengan profesi aneh berikutnya, dan kita penasaran apa profesinya. Ga bisa googling saat itu, harus mengemis ke teman untuk minta disarikan.

Paling jauh untuk memupus rasa penasaran, baca sinopsis cerita di tabloid Monitor atau Citra haha. Demi banget biar ga ketinggalan jaman.

BACAAN






Bacaan! Apa yang lebih menyenangkan dari bergelut dengan Sporty, Thomas, Oscar dan Petra memecahkan kasus serta menemani Hawkeye dan Amy mencari solusi misteri yang dihadapi. Atau terlibat dengan Darrell yang pusing dengan tingkah laku Gwendoline, terjebak cinta antara Lupus dan Poppy namun sebal dengan playboy kampung Boim LeBon.

Kalau buku saja tidak cukup, kita beralih ke majalah. Saya selalu deg-degan dengan tiket meet&greet siapa yang akan dibagikan di Hai. Sekali saya ikut, karena cuma itu doang lolosnya haha, untuk satu band bernama OTT. Lihat sini untuk membuktikan band itu ada. Menebak-nebak siapa yang lolos Gadis sampul atau wajah Aneka berikutnya. Membuka halaman zodiak di Kawanku kemudian menanti-nantikan wajah cakep siapa yang akan jadi cover Liga Italia kali ini, semoga dari AS Roma. Sebenarnya berharap Bergkamp jadi cover, tapi dia ga nyebrang-nyebrang pulau deh, padahal kan ga perlu naik pesawat pakai kereta bawah tanah juga bisa.


Nah, jadi intinya apa ini tulisan panjang lebar kemana-mana ini?


Tentu saja ga ada kalau bukan karena saya dan mamah merah tiba-tiba punya keisengan luar biasa untuk memacu kami berdua agar konsisten menulis. Nah, teorinya kan menulis harus dimulai dari sesuatu yang disukai biar lancar ya. Karena kami berdua terjebak di masa lalu dan tidak bisa keluar (tetiba keinget lagunya U2 yang ini, biar pas jadi bekgron narasi), makanya kami memutuskan untuk kolaborasi nulis setiap minggunya. Kapan keluar tulisannya? Yah pokoknya seminggu sekali ya, kami aja bikin rencana ini udah dua minggu yang lalu baru sekarang jalannya, tolong jangan tambah lagi pressure-nya. Anggap aja MTV tahun 90an, video musik favorit keluarnya suka-suka VJ aja ya. VJ Asti dan Winda.

Jadi, dengan bangga kami persembahkan:



Setiap minggunya, kami akan bahas berbagai macam hal terkait era 90an dari kacamata saya dan Winda. Sebagai romantisis sejati dan Winda adalah rockeritis luar biasa (plis jangan tanyakan itu julukan darimana sumbernya), kami akan memiliki banyak sudut pandang berbeda tentunya.

Jangan lupa cek tulisan pembukaan mamah merah juga yaa disini

So, nantikan battle kami!


12 comments:

  1. Yaampuun bacaan taun 90an.. Hellen keller n series lainnya mesti jadi rebutan ni di perpustakaan. Wkwkwk jd flashback lg. Thx Asti 4 bring back a great memories.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ihh senangnya uda mampir ya Ka... tenang lanjutannya masih banyaaak ini nostalgilanyaa... dateng lagi mingdep ya bow hihihi

      Delete
  2. wah.. ga sabar nunggu battle nya.. pasti keren ini sambil nostalgia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap-siap kaaa,, kita nostalgila bareng hahaaa... makasih ud berkunjung yaaa

      Delete
  3. seru nih bikin nulis barengan gini. Bikin semangat nulis.

    salah satu yang aku rindukan dari tahun 90an itu banyak telenovela bagus, semacam maria mersedes gitu. bhahahahahha....

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahhh iyaaa betullll... telenovela! kelewat! beneran bakal masuk list obrolan nih haha.. mamacih insight-nyaa yaaa dan thanks for stopping by!

      Delete
  4. Baywatch 😁😁
    kalo skrg ditayangin lagi, cuma kepala doang yg jelas, sisanya blurr 😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
      usia ga boong yahhhh ....

      Delete
  5. Mbak asti dan mamah merah blogger faporitku 😍😍 aku ingin sekalii bertemu kaliaan 😆

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mom, mom.... bangun mom... bangunnn hiks.

      Delete